Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Arsitektur Rumah Tradisional “Tanen Lanjang†Madura, Jatim - Lenteng, Kab. Sumenep, Jawa Timur |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Arsitektur Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Sudah Berkurang |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Sahru (44 Tahun) |
| Pencatat Karya Budaya | Samrotul Ilmi Albiladiyah, SS |
| Narasumber | - |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KAB. SUMENEP |
| Penginput Data | Arni Devi Fitriani |
Sejarah :
Sejarah singkat karya budaya (dari nara sumber) :
Sumenep (di Pulau Madura), di daerah ini terdapat rumah tradisional bernama taneyan (tanean) lanjang : berjajar sehingga membentuk halaman panjang di depan jajaran rumah tersebut. Masyarakat Madura termasuk Sumenep dekat dengan laut, penduduknya pun ada pula ke laut. Oleh karena itu di perairan Madura banyak terlihat perahu-perahu Madura baik dalam ukuran kecil maupun besar dengan asesori yang menarik. Madura pada zaman Mataram Islam pernah sebagai daerah wilayah kerajaan tersebut. Ketika zaman pendudukan Belanda Madura juga pernah menjadi daerah jajahannya. Pada rumah tradisional â€Taneyan Lajangâ€, bagian depan terdapat tiang-tiang dengan model baut, besar-besar baik terbentuk bulat maupun segi empat. Bentuk tiang demikian mungkin pengaruh barat (Eropa) yang masuk Sumenep.
Bentuk-bentuk rumah dibedakan model atapnya,
Tegon : atapnya berbentuk limas, kedua ujung bubungnya polos
Bhangsal : atapnya berbentuk limas, kedua ujung bubungnya berhias kondi*
Jikar empu : (cikar berhenti), atap berbentuk mirip cikar yang sedang berhenti
Dara ngppek : atapnya seperti burung dara yang sedang mengepakkan sayapnya
Sa lip lap : atap rumah yang terdiri hanya satu sisi saja.
Da lip lap : atap rumah yang terdiri dari dua sisi
* Catatan : hiasan kondi/kodi’/godi’ : berbentuk perahu kedua ujungnya berbentuk kepala naga, atau mirip tanduk yang posisinya saling berhadapan.
Deskripsi :
Rumah tradisional Taneyang Lajang Madura
- Rumah milik anak-anak perempuan
- Sebelumnya memakai perhitungan hari
- Selamatan, upacara mendirikan rumah
- Upacara mendirikan tiang utama
- Upacara menaikkan bubungan
- Selamatan syukuran setelah selesai mendirikan rumah.